“Seperti disampaikan tim dokter, matanya lebam, di kepalanya diduga ada pendarahan. Trus kami kroscek dengan tersangkanya yang diduga melakukan tindak pidana kekerasan. Korban ini dibenturkan ke lemari gitu, trus dicubit. Makanya banyak lebam di badannya, di telinganya, di pipinya juga,” katanya.
Berdasarkan penyidikan sementara, motif tersangka melakukan penganiayaan dilatarbelakangi faktor ekonomi. Himpitan beban hidup membuat tersangka frustrasi dan tidak mampu mengendalikan diri saat korban melakukan sesuatu yang membuat tersangka emosi.
“Itu anak kandungnya. Motifnya sebenarnya karena faktor ekonomi. Masyarakat sekitar sana sudah tahu sehingga kadang-kadang mau membantu, tapi enggak mau dibantu sama tetangga,” kata Mulyanto.
Selain korban, di rumah tersangka juga terdapat satu kakak dan dua adik korban yang masih kecil. Saat kejadian, suami tersangka tidak berada di rumah. “Suami tersangka tidak tahu karena saat istrinya memukuli korban, dia sedang tidak di rumah,” ujarnya.
Editor: Maria Christina