Hujan Bubarkan Puncak Hari Ibu di Semarang, Istri Wapres dan Menteri Diungsikan
Melihat kondisi cuaca yang semakin gelap, Ganjar tak berlama-lama di atas panggung. Disambung berikutnya dengan sambutan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati.
Dengan pakaian kebaya warna putih dan rambut disanggul, Bintang naik ke atas panggung. Sementara tamu udangan sudah semakin gaduh, karena hujan bertambah deras. Sambutan Bintang pun tak lama. Dia segera dijemput oleh petugas sambil membawakan payung agar tak basah kehujanan.
Pembawa acara segera mengambil peran dengan menyatakan kegiatan dipindah ke tempat Ekspose (Ekshibisi Karya Perempuan Se-Indonesia) tak jauh dari lokasi acara. Tamu undangan seketika bubar untuk mencari tempat berteduh. Hujan pun bertambah deras.
Tamu undangan yang didominasi perempuan dengan pakaian kebaya harus menarik sedikit kain bawahan agar bisa berjalan cepat. Karpet merah yang menjadi tempat berjalan pun basah kuyup. Hingga sepatu-sepatu tamu undangan yang melintas tak luput dari rembesan air.
Putri-putri cantik yang menjadi Denok Kota Semarang hanya menggunakan plastik seadanya untuk menutupi kepala mereka agar tak basah. Mereka harus berjalan cepat tapi tetap harus hati-hati agar tak jatuh terpeleset.