Hilang 9 Hari, Korban Tabrakan Kapal di Karimunjawa Ditemukan
Kasmudi menambahkan pada Sabtu dini hari atau sembilan hari sebelumnya, kapal nelayan yang ditumpangi Kandar mengalami kecelakaan di tengah laut Karimunjawa, bertabrakan dengan sebuah kapal besar. Kapal rusak parah pada bagian depan. Semua anak buah kapal (ABK) selamat, tapi Kandar hilang tercebur ke laut.
“Pemilik kapal maupun keluarga sudah nyari korban. Lhah setelah ada info ini, pencarian dihentikan, “ ucapnya.
Sekretaris Desa Kebloran Kecamatan Kragan, M Nureni mengungkapkan saat kejadian, anak pertama Kandar, Munadi kebetulan juga ikut dalam satu kapal. Saat dia bertemu keluarga korban, mereka cukup tabah atas peristiwa tersebut. Almarhum meninggalkan seorang isteri dan tiga anak.
“Kapal itu isinya antara 20-25 ABK. Kebetulan anak pertamanya juga ikut satu kapal, sama-sama jadi nelayan. Usai kejadian, ABK kan dikumpulkan semua, yang nggak ada cuma pak Kandar, " katanya.
Komandan Pos Satpol Air Polres Rembang, Iptu Sukamto membenarkan temuan mayat di Karimunjawa Jepara yang belakangan diketahui warga Desa Kebloran, Kecamatan Kragan, Kabupaten Rembang. Polisi pun membantu komunikasi dengan aparat di Karimunjawa, supaya keluarga korban mendapatkan kejelasan informasi.
“Termasuk lokasi makamnya, jadi kalau sewaktu-waktu keluarga dari sini mau ziarah ke sana, sudah tahu titik yang akan dituju, “ ucapnya.
Editor: Nani Suherni