Heboh Masjid di Sragen Telanjur Dibongkar, Bantuan Para Donatur Mulai Mengalir
Pembangunan Masjid Al Fattah dengan luas sekitar 12 X 15 meter persegi, untuk kapasitas jamaah sekitar 150 orang, karena kondisinya rusak dan rawan longsor lahan di belakang masjid dibangun talud terlebih dahulu. Pembangunan talud saja diperkirakan menelan dana sekitar Rp300 juta dengan tinggi sekitar sembilan meter dengan panjang sekitar 30 meter.
"Pembangunan terus berlangsung dilakukan secara tahap dan kini sudah membangun talud dan pondasi bangunan utama masjid," katanya.
Pembongkaran Masjid Al Fattah di Dusun Kowang tidak mengganggu kegiatan ibadah warga sekitar pada bulan Ramadan. Warga justru sangat antusias menjalankan ibadah Salat Tarawih.
Menurut Muhammad Soleh (47) selaku Iman Masjid Al Fattah mengatakan, kegiatan keagamaan masih berjalan dengan baik dan dipindahkan ke rumah kosong milik warga.
Masyarakat tetap antusias melaksanakan ibadah salat lima waktu dan Tarawih di rumah kosong milik warga itu, bisa menampung sekitar 100 jamaah.
"Jadi salat lima waktu dan Salat Tarawih berjamaah pada bulan puasa tetap berjalan seperti biasa, hanya selama pembangunan masjid tempat ibadah dipindahkan di rumah kosong atau berjarak sekitar 50 meter tidak jauh dari rumah ibadah itu," katanya.
Bahkan, anak-anak yang belajar mengaji Alquran juga dilaksanakan di rumah kosong itu. Pihaknya berharap banyak donatur yang membantu memberikan sumbangan untuk pembangunan Masjid Al Fattah di Dusun Kowang.
Editor: Ary Wahyu Wibowo