Hari Pertama PSBB Kota Tegal Tahap 2 Diwarnai Pelanggaran, Warga Terobos Beton
Sementara itu, PSBB tahap dua ini juga dikeluhkan sejumlah sopir angkot karena penghasilan mereka turun drastis dari Rp60.000 sehari menjadi Rp25.000. Apalagi sejumlah sopir angkot belum mendapatkan bantuan sosial pada PSBB tahap pertama.
Sepinya penumpang juga mengakibatkan banyak angkot yang tidak beroperasi. Dari sekitar 200an angkot di Kota Tegal, yang masih beroperasi kini hanya 20-25 angkot.
Sopir angkot, Saefudin mengaku terpaksa tetap menarik angkot karena tidak punya pekerjaan lain. “Saya nekat aja berangkat narik meski penghasilannya tak bisa memenuhi untuk kehidupan sehari-hari,” katanya.
Sejumlah sopir angkot berharap pada PSBB tahap kedua ini mereka bisa mendapatkan bantuan sembako maupun bantuan sosial lainnya dari Pemkot Tegal. PSBB tahap kedua ini sudah berlangsung 7-23 Mei 2020.
Editor: Kastolani Marzuki