Harga Beras Melambung, Warga Purworejo Konsumsi Growol
“Ya, banyak yang beli growol sekarang sejak harga beras naik. Selain untuk cemilan, juga bisa jadi alternatif pengganti nasi,” kata Sukmo, pembuat growol.
Dia menjelaskan, growol terbuat dari singkong. Sebelum dimasak, singkong dikupas dan direndam selama tiga hari. Setelah itu, dicuci dan dihaluskan kemudian dimasak dan dicetak.
Sukmo mengakui, saat ini pemerintah daerah sudah menjadikan growol sebagai makanan tradisional yang wajib ada di acara-acara resmi pemerintah. Kepedulian pemerintah daerah itu membuat perajin growol mulai terangkat kesejahteraannya.
"Sekarang ini mulai banyak pesanan terutama kalau ada acara resmi di kabupaten. Harapan saya, pemerintah bisa membantu permodalan," ucapnya.
Sebelumnya diberitakan, harga beras di hampir semua daerah di Jateng mengalami kenaikan signifikan. Beras kualitas medium dijual Rp13.000 per kg. Sedang beras kualitas premium dijual hingga Rp14.000/kg. Kenaikan harga beras tersebut menyulitkan warga terutama masyarakat berpenghasilan rendah.
Editor: Kastolani Marzuki