Hadapi Bencana, Ganjar Pranowo Minta Warga Hidupkan Kentongan dan Ilmu Titen
KAJEN, iNews.id – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo meminta masyarakat untuk kembali menghidupkan kearifan lokal yakni ilmu titen dan kentongan dalam menghadapi bencana alam.
Dengan kearifan lokal tersebut diharapkan mampu meminimalisasi jatuhnya korban jiwa maupun luka akibat bencana.
“Kita punya kearifan lokal namanya ilmu titen. Dadi, nek ono udan deres luweh soko sak jam kudu siap-siap ngungsi (jadi kalau hujan deras turun lebih dari selama satu jam, siap-siap mengungsi) karena biasanya banjir akan datang," kata Ganjar Pranowo saat meresmikan Jembatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Selasa (7/1/2020).
Tanda-tanda bencana seperti longsor, kata Ganjar, juga bisa diamati masyarakat dari retakan tanah di bukit atau dataran tinggi.
BACA JUGA:
Ganjar Pranowo Protes Kemenpan RB soal PNS Korupsi Sulit Dipecat
62 Rumah di Pantai Utara Pekalongan Diterjang Banjir akibat Sungai Meluap dan Rob