Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 2 Kubu Keraton Solo Gelar Halalbihalal Terpisah di Waktu Bersamaan
Advertisement . Scroll to see content

Gusti Moeng Minta Orang-orang yang Mengaku Utusan Raja Pergi dari Keraton Solo

Senin, 15 Februari 2021 - 06:47:00 WIB
Gusti Moeng Minta Orang-orang yang Mengaku Utusan Raja Pergi dari Keraton Solo
Gusti Moeng dan GKR Rumbai beserta sentono dan abdi dalem saat ziarah di makam Imogiri, Bantul. Yogyakarta. (Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

"Orang-orang yang tidak berkepentingan yang mengaku utusan raja yang malah justru memperkeruh suasana Keraton Surakarta dan menghambat perdamaian antara kakak dan adik segera pergi dari keraton," ujarnya.

Gusti Moeng yang juga Ketua Lembaga Dewan Adat Keraton Kasunanan ini mengaku sangat prihatin melihat kondisi keraton saat ini.

Pasca konflik 2017 yang berujung pengusiran dirinya dan anggota keluarga trah Mataram serta para Sentono dan Abdi Dalem lainnya yang dianggap berseberangan dengan Pakubuwono XIII, pada 15 April 2017 silam, sejak saat itu dirinya dan keluarga besar lainnya tidak bisa masuk lagi ke dalam keraton.

Pasalnya, seluruh akses masuk kedalam ditutup. Dan harus mendapatkan ijin dari PB XIII untuk bisa masuk. "Sehingga kegiatan aktivitas adat dan budaya yang berada di dalam karaton tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya dikarenakan tertutupnya semua akses masuk bagi sentono dalem, abdi dalem garap. (abdi dalem yang bekerja setiap harinya di dalam karaton)," ujarnya.

Menurut Gusti Moeng, ada hikmah dibalik dirinya dan Keponakannya (Putri PB XIII) terkunci didalam Keraton. Dimana dirinya bisa melihat dan mengabadikan kondisi di dalam keraton pasca pengusiran 2017 yang sangat memprihatinkan.

Dimana banyak yang bangunana cagar budaya yang rusak, tidak terawat. "Dan ada upaya pembiaran dari yang berkuasa saat ini di dalam keraton dan sebagian besar sudah berhasil saya dokumentasikan," kata Gusti Moeng.

Editor: Ahmad Antoni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut