“Namanya terukir kuat di semua anggota Banser, Ansor, dan warga nahdliyin di Indonesia. Ndan Alfa juga banyak menorehkan prestasi yang untuk mewujudkannya tak semudah membalikkan telapak tangan,” kata KH Ahmad Nadhif saat menyampaikan ceramahnya dalam acara haul tersebut.
Turnamen Biliar Hot Nine: Dua Atlet DKI Jakarta Perebutkan 1 Tiket 8 Besar
Gus Nadhif, panggilan akrab KH Ahmad Nadhif, bahkan menyebut Alfa Isnaeni yang wafat pada 11 Maret 2020 lalu sangat layak diberi predikat sebagai ulama. Predikat itu wajar sebab sumbangsih yang diberikan mantan komandan Banser itu begitu besar.
“Selama hidupnya, almarhum tak kenal lelah berjuang. Tak hanya sebagai pemimpin tertinggi Banser, tapi beliau adalah sosok manusia yang begitu memanusiakan manusia,” terang Gus Nadhif.
Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran dengan Jarak Luncur 1000 Meter ke Barat Daya
Saat mengemban amanat sebagai komandan Banser, almarhum yang lahir di Tulungagung, Jawa Timur, 22 Mei 1967 itu, dikenal totalitas dan dekat dengan para kader.
Kehadiran Alfa Isnaeni juga memberikan perubahan besar Banser menuju hal-hal yang positif. Gus Nadhif menyebut, keikhlasan dan perjuangan almarhum ibarat lilin yang rela meleleh demi bisa menerangi lingkungan sekitarnya.