Grobogan Gempar, Pemandu Karaoke Ditemukan Tewas di Kos-Kosan
Dari hasil penyelidikan dan data yang diperoleh, korban sering melakukan percobaan bunuh diri di dalam kos namun berhasil digagalkan teman-temannya. Diduga korban kembali melakukan percobaan bunuh diri dengan menyayat urat nadi sendiri hingga akhirnya tewas.
Beberapa temannya tidak berani memberikan penjelasan terkait perilaku korban selama tinggal di kos. Sedangkan sejumlah rekan sesama pemandu karaoke menyebut bahwa korban usai melahirkan empat bulan lalu.
Korban meminta pertanggung jawaban laki-laki yang diduga sebagai suami siri untuk dinikah resmi. Namun diduga pacar atau suami siri korban menolak untuk bertanggung jawab.
Hal itu ditengarai yang membuat korban diduga bunuh diri dengan memotong urat nadi menggunakan pecahan kaca lemari. Barang bukti seperti handphone milik korban telah diamankan polisi.
Salah satu warga Desa Palembahan, Warto mengaku tidak mengetahui kejadian tersebut. Ia baru tahu pagi hari setelah korban dibawa ke rumah sakit. Selama tinggal di kos-kosan, korban selalu bersikap baik dan sering berbelanja ke tokonya.