Ganjar Sebut Ekonomi Hijau dan Transformasi Digital Kunci Membangun Indonesia Masa Depan
Menurutnya, percepatan program-program kerja juga harus dilakukan untuk inovasi ekonomi hijau. Saat ini, skor Indonesia dalam Green Growth Index (GGI) pada tahun 2022 sebesar 57,36, sudah lebih tinggi dari rerata global sebesar 54,83. Prestasi ini bisa ditingkatkan dengan akselerasi transisi energi berkeadilan, transportasi ramah lingkungan, dan penerapan ekonomi sirkuler.
Perihal ekonomi digital, lanjut Ganjar, Presiden Jokowi juga telah berhasil membangun konektivitas digital melalui program Palapa Ring 1-3 sehingga ekonomi digital Indonesia melompat signifikan.
"Saya juga harus lari berakselerasi melakukan transformasi digital di berbagai bidang termasuk transportasi dan logistik, ekonomi dan keuangan digital, pemerintahan digital, kota pintar, serta kesehatan dan pendidikan digital," katanya.
Di samping membuat lompatan pada ekonomi hijau dan transformasi digital, beberapa persoalan yang seperti penurunan angka kemiskinan, penciptaan lapangan kerja, dan akses pendidikan juga diperlukan akselerasi.
"Satu, menurunkan angka kemiskinan. Dua, job creation. Ketiga, terkait dengan akses pendidikan untuk semuanya. Tentu saja semua yang sudah dibuat oleh Pak Jokowi ini kita akan lakukan percepatan," katanya.
Ganjar menjelaskan terkait penurunan angka kemiskinan, PDI Perjuangan telah membuat rakernas khusus. Rekomendasinya menghasilkan upaya agar bagaimana fakir miskin itu dipelihara negara. Mengenai hal ini menurut Ganjar harus disiapkan aksi-aksinya.
"Jadi sekarang dibutuhkan lead the lead agar kemudian kita bisa melakukan lompatan. Detilnya kita sudah menyusun dan insya Allah sebentar lagi akan kita sampaikan kepada publik," ujarnya.
Editor: Ahmad Antoni