Ganjar Pranowo Minta Pendapat Netizen Soal Denda Warga yang Keluyuran
SEMARANG, iNews.id - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo meminta pendapat netizen soal denda bagi warga yang keluyuran selama pandemi Covid-19. Pemikiran tersebut muncul usai Ganjar mendengar cerita pekerja migran di luar negeri soal denda tersebut.
Dalam akun Instagramnya, Ganjar mengunggah video percakapan dengan dengan beberapa pekerja migran. Mereka bercerita soal denda di negara tempatnya bekerja. Salah satunya di Hongkong, pekerja akan didenda 25.000 dolar HK atau setara Rp50 juta.
Kemudian di Malaysia, warga yang kedapatan berkerumun atau pergi tanpa alasan bisa penjara dan denda 1.000 ringgit atau Rp3,5 juta.
"Orang kalau tidak bisa menjelaskan tujuan apa dia pergi, apalagi kalau sampai kelihatan keluyuran tidak jelas itu bisa ditahan. Hukumannya bisa denda sekitar 1.000 ringgit," ujar salah seorang pekerja migran di Malaysia dikutip Instagram Ganjar, Selasa (21/4/2020).
Kemudian di Singapura, warga bahkan bisa didenda hingga Rp120 juta. Di mana negara tersebut sebelumnya memberlakukan denda 400 dolar Singapura menjadi 1.000 dolar. Sejumlah pengakuan tersebut pun sempat membuat Ganjar kaget dan bereaksi.