Gagal Umrah, Korban Penipuan Geruduk Kantor Agen Biro Perjalanan di Mal Semarang
"Harusnya berangkat tanggal 5 Januari, saya sudah pelunasan Desember. Tapi pas hari H, ujug-ujug diminta reschedule, karena ada indikasi penipuan saya lapor polisi tapi tindak lanjut belum signifikan. Kemudian saya ketemu korban lain, itu kena Rp275 juta," ujarnya, Senin (27/4/2026).
Dia sudah melaporkan kasus ini ke polisi dan meminta agar aparat segera bertindak.
"Harapan saya ditinjaklanjuti sehingga tidak ada korban lain. Saya Rp50 juta, saya dua orang sama istri," katanya.
Korban lainnya, Endang Purwati, juga mengaku mengalami hal serupa. Dia dijanjikan berangkat pada awal Desember, namun jadwal terus mengalami penundaan.
"Saya sudah bayar dan dijanjikan berangkat tanggal 5 Desember, diundur tanggal 30. Terus diundur lagi 5 Januari, saya berdua sama adik saya Rp46 juta, baru dikembalikan Rp25 juta," ucapnya.