Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Usai Idul Adha, Harga Cabai Rawit di Jombang Meroket Tembus Rp100.000 per Kg
Advertisement . Scroll to see content

Gagal Panen, Petani di Purbalingga Cabuti Tanaman Cabai yang Membusuk

Rabu, 22 Desember 2021 - 07:37:00 WIB
Gagal Panen, Petani di Purbalingga Cabuti Tanaman Cabai yang Membusuk
Petani mencabuti tanaman cabai busuk akibat melonjaknya harga cabai di pasaran yang belum dirasakan dampak keuntungannya. (iNews/Catur Edi Purwanto)
Advertisement . Scroll to see content

PURBALINGGA, iNews.id - Melonjaknya harga cabai di pasaran ternyata belum dirasakan dampak keuntungannya bagi para petani. Di Kabupaten Purbalingga, para petani justru bernasib malang karena harga cabai masih rendah.

Tak hanya itu, petani cabai direpotkan dengan serangan hama yang mengakibatkan tanaman cabainya membusuk layu. Karena putus asa tak kunjung menuai untung, petani akhirnya mencabuti tanaman cabainya untuk diganti dengan tanaman lainnya.

Salah satu sentra tanaman cabai di Purbalingga yaitu Desa Kutasari, lereng Gunung Slamet beberapa hektare tanaman cabai milik petani mengalami gagal panen. Hal itu akibat serangan hama pantek atau bubuk buah. 

Di Desa Kutasari, tanaman cabai mengalami pembusukan pada buah karena serangan hama pantek. Salah satu petani bernama Arif Rohman mengeluhkan terjadinya serangan hama yang menyerang tanaman cabainya.

“Saya pasrah dan tak bisa berbuat apa apa lagi untuk menyelamatkan tanaman cabai. Tanaman cabai yang dua pekan lagi akan dipanen kini layu dan membusuk,” kata Arif, Selasa (21/12/2021).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut