“Semua bisa dapat kesempatan. Cuma persoalannya kita tidak publikasikan, harus anggota partai. Itu hak anak muda menyentuh Solo itu wajib supaya lebih maju. Dulu kan kotanya Presiden, mesti lebih baik dari kota yang lain. PDIP terbuka, wong kita juga tidak menutup kok, silakan kalau mau mendaftar,” katanya.
Sementara dalam pertemuan di rumah dinas FX Hadi itu, Gibran tampak tersipu mengungkapkan tujuannya datang temui wali kota. Gibran yang lebih dulu ditanya sebelum FX Hadi mengenai tujuan kedatangannya mengaku hanya untuk bersilaturahmi.
“Tujuannya silaturahmi aja, tukar pikiran aja, bicara tentang perkembangan Kota Solo, ya Kota Solo ini kan kota kecil, tetapi dinamis sekali. Intinya apa yang dilakukan oleh Pak Rudyatmo, sudah baik sekali dan membuat Solo lebih maju,” kata Gibran.
Namun, Gibran mengaku dirinya juga memberikan masukan kepada FX Hadi. Dia menilai Kota Solo membutuhkan sentuhan anak muda. “Sentuhan anak muda itu kreativitas anak muda, penggunaan teknologi, dan pemanfaatan sosial media,” katanya.
Apakah ada pesan yang disampaikan sang ayah kepada Gibran dalam pertemuan itu? “Tidak ada pesan apa-apa, saya ke sini mewakili diri saya sendiri. Kita enggak ada bicara politik, kita bicara yang lain,” kata Gibran.
Editor: Maria Christina