Film Animasi Karya Siswa SMK Kudus Raih Penghargaan Internasional
Siswa tidak seperti hanya bersekolah tetapi memang berproses dalam perencanaan, menganalisis kebutuhan pasar, merealisasikan ide dan keahlian animasi mereka, mengembangkan kepemimpinan dan proses kerja tim, berkomunikasi dan bekerja dengan teknologi yang modern dan bersaing di dunia industri dalam sebuah proses produksi film animasi.
Menurut Program Associate Djarum Foundation, Galuh Paskamagma, SMK RUS merupakan salah satu sekolah yang menerapkan konsep dan sistem pendidikan “Merdeka Belajar”.
Siswa di SMK ini bebas menentukan pelajaran apa yang ingin diambil dan dipelajari sesuai dengan bakat dan minat yang dimiliki. Contohnya, jika seorang siswa jurusan animasi memiliki bakat pada proses 3D Modeling, maka siswa ini akan merancang target kurikulum belajar yang berfokus pada proses 3D Modeling.
Konsep belajar ini akan mempermudah siswa dalam meningkatkan kreativitas, karena siswa tidak terbelenggu dengan sekat pembatas yang kaku dalam pembelajaran meskipun hal ini masih dilakukan dengan arahan atau pendampingan gurunya.
“Termasuk dalam memproduksi film animasi 'Unstring Your Heart', siswa bergerak sebagai pembelajar aktif yang merdeka. Ini menjadi proses penting dimana keduanya terfasilitasi perkembangan inspirasi dan minatnya," katanya.