Ekshumasi Gamma Siswa SMK Ditembak Polisi, Polda Jateng: Prioritas Utama Penegakan Hukum
"Pihak keluarga sempat menyampaikan dugaan masih ada peluru yang tertinggal di tubuh korban, namun hal ini akan dipastikan melalui hasil autopsi," katanya.
Kepala Bidang Dokkes Polda Jateng Kombes Agustinus mengatakan, ekshumasi ini melibatkan sejumlah dokter spesialis antara lain Dr Istikamah (dokter forensik utama), Dr Intarniati dari Undip Semarang, Dr Aji Miswandono dan Dr Noviantoro Adi Nugroho dari UNS Solo, kemudian D. Dian Novitasari dari FK Unisula.
"Proses autopsi berlangsung sekitar 2 hingga 3 jam dengan fokus utama untuk mencari penyebab kematian korban," ucapnya.
Kendati jenazah korban sudah dimakamkan, pihaknya memastikan tidak ada kendala dalam ekshumasi dan pemeriksaan.
"Prosesnya berjalan lancar," ujarnya.
Editor: Donald Karouw