Duh, Kisruh Internal Keraton Solo Viral di Medsos
SOLO, iNews.id - Internal Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat kembali bergejolak. Dua kubu yang kini berseteru yakni Lembaga Dewan Adat dan kubu Raja Paku Buwono (PB) XIII Hangabehi, terlibat cekcok. Bahkan cekcok itu viral di media sosial YouTube dan WhatsAap.
Cekcok pertama ketika penyelenggaraan Dirgahayu Karaton Surakarta Hadiningrat ke 275 tahun yang digelar 1 September 2020 oleh Lembaga Dewan Adat di Pagelaran Keraton Solo. Dalam akun YouTube Berita Surakarta, diunggah adanya percekcokan saat acara berlangsung. Kala itu ada acara doa bersama yang diikuti kerabat, sentana, dan abdi dalem. Kemudian datang orang yang mengaku utusan raja.
Dalam video, orang itu terlibat pertengkaran dengan Direktur Eksekutif Lembaga Bantuan Hukum Lembaga Dewan Adat Keraton Kasunanan Surakarta, KPH Eddy Wirabhumi.
"Kami sedang menggelar tahlil dzikir, berdoa karena peringatan ulang tahun keraton. Saat khusyuk-khusyuknya, tiba-tiba datang ya itu, yang menghadapi saya dulu," kata Eddy Wirabhumi saat dikonfirmasi mengenai video yang beredar, Senin (14/9/2020).
Eddy Wirabhumi menyebut orang itu bernama Widodo dan kala itu dirinya mempersilahkan jika yang bersangkutan mau ikut doa bersama. Menurut Eddy, orang itu mempersoalkan acara karena tanpa izin Sinuhun PB XIII. Pada intinya, orang itu tidak memperbolehkan tempat itu dipakai acara. Dirinya sempat meminta kepada orang tersebut untuk mempertemukan dengan Sinuhun PB XIII.