Dosen Undip Ciptakan Robot Hybrid Serangga untuk Misi Penyelamatan Korban Bencana

Seperti yang diberitakan Asia Research News, serangga sibernetik (cyborg insects) dibuat dengan mengembangkan dua sistem navigasi agar dapat bermanuver lebih baik di lingkungan yang kompleks. Kemampuan ini melebihi temuan tentang serangga sibernetik sebelumnya, yang sebatas bergerak pada lingkungan datar.
Serangga sibernetik diproyeksikan untuk menjalankan tugas lebih sulit, diantaranya menginspeksi lokasi pasca-bencana yang masih terlalu berbahaya bagi manusia dan juga untuk mengidentifikasi pekerja penyelamat korban di kondisi ekstrem.
Selain itu, serangga sibernetik ini juga bisa diperintah untuk menjelajahi lingkungan sempit seperti pipa dan reruntuhan bangunan. Ia juga bisa dikembangkan untuk penjelajahan di lingungan rendah oksigen, eksplorasi laut dan luar angkasa. Di luar kebencaan, serangga sibernetik juga bisa dimanfaatkan untuk mengakses situs warisan budaya yang sensitif yang tak boleh dijamah manusia.
Saat ini, serangga sibernetik telah diuji di laboratorium dengan sirkuit sederhana, memanfaatkan perilaku alami serangga, seperti mengikuti dinding dan memanjat, berjalan di permukaan berpasir dan berbatu.
Dalam semua uji coba di berbagai jenis medan tersebut, serangga sibernetik berhasil mencapai tujuan akhirnya, menunjukkan potensinya untuk keperluan pengintaian, eksplorasi di lokasi bencana.