Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ribuan Pencari Kerja Padati Job Fair di Semarang, Pagi hingga Sore Pelamar Berdatangan
Advertisement . Scroll to see content

Dosen Kelautan Undip Ungkap Banyak Faktor Penyebab Banjir Parah di Semarang, Apa Saja?

Selasa, 09 Februari 2021 - 15:40:00 WIB
Dosen Kelautan Undip Ungkap Banyak Faktor Penyebab Banjir Parah di Semarang, Apa Saja?
Banjir merendam sejumlah wilayah di Kota Semarang, Sabtu (6/2/2021). Salah satunya di kampung Kuningan, Semarang Utara. (iNews/Ahmad Antoni)
Advertisement . Scroll to see content

“Sehingga, curah hujan yang seharusnya tersimpan di daerah resapan kota atas melimpas dan meluncur deras menuju kota bawah sehingga menimbulkan genangan pada titik-titik lokasi yang rendah terutama yang dilalui sungai atau saluran air,” katanya.

Ditambah dengan permasalahan penurunan muka tanah di kota bawah maka praktis genangan akan semakin meluas dan dalam, apalagi jika bersamaandengan saat rob (pasang) air laut.

Menurutnya, peningkatan pembangunan di kota atas Semarang ditengarai telah menjadi penyebab menurunnya daerah resapan. Hal ini ditunjukkan dengan semakin meningkatnya alih fungsi lahan. 

“Meningkatnya permintaan rumah bagi warga kota telah meningkatkan pembangunan perumahan di kawasan hijau sehingga merubah fugsi lahan resapan menjadi Kawasan pemukiman, seperti di Tembalang, Banyumanik, Gunungpati, Mijen serta lahan atas Kabupaten Semarang dan sekitarnya ,” kata Dosen Ilmu KelautanUndip ini. 

Hal itu belum termasuk  alih fungsi lahan akibat perubahan cara pemanfaatan lahan, lahan hutan berubah menjadi perkebunan budidaya dan tanaman semusim juga berpotensi menurunkan fungsi resapan air

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut