Doa Rasulullah SAW agar Hati Bersih, Khusyuk dan Taat Beribadah
Karena itu, Muslim dianjurkan untuk selalu berbuat baik dan tidak mengotori hatinya dengan perbuatan maksiat.
Firman Allah Swt.:
{قَدْ أَفْلَحَ مَنْ زَكَّاهَا وَقَدْ خَابَ مَنْ دَسَّاهَا}
Artinya: Sesungguhnya beruntunglah orang yang menyucikan jiwa itu, dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya. (Asy-Syams: 9-10)
Takwil makna ayat dapat dikatakan bahwa sesungguhnya beruntunglah orang yang menyucikan dirinya dengan taat kepada Allah, sebagaimana yang dikatakan oleh Qatadah, dan membersihkannya dari akhlak-akhlak yang hina.
Berkaitan dengan ayat tersebut, Ibnu Abbas mengatakan bahwa dia pernah mendengar Rasulullah SAW menghentikan bacaan ayat tersebut lalu berdoa memohon agar hatinya selalu disucikan. Padahal, Rasulullah SAW adalah manusia yang akhlaknya paling mulia dan dijauhkan dari sifat-sifat buruk.
Berikut ini beberapa doa Rasulullah SAW memohon agar hatinya selalu disucikan dan dijaga ketakwaannya.