Doa Menerima Zakat Fitrah, Arab, latin, dan Artinya Lengkap dengan Keutamaan
Artinya: Dari sahabat Ibnu Abbas RA, Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitri sebagai penyucian bagi orang yang berpuasa dari ucapan sia-sia dan ucapan keji, dan sebagai sarana memberikan makanan bagi orang miskin. Siapa saja yang membayarnya sebelum shalat Id, maka ia adalah zakat yang diterima. Tetapi siapa saja yang membayarnya setelah shalat Id, maka ia terhidup sedekah sunnah biasa, (HR Abu Dawud dan Ibnu Majah).
Zakat fitrah tersebut wajib diberikan kepada delapan golongan atau biasa disebut sebagai mustahiq zakat. Delapan golongan itu adalah fakir, miskin, amil, muallaf, budak, orang yang terlilit hutang bukan untuk tujuan maksiat, fisabilillah, dan ibnu sabil.
Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri: Latin, Arab, dan Artinya
Saat menerima zakat fitrah, mustahiq zakat disunnahkan untuk membaca doa. Doa itu berguna untuk memohonkan keberkahan bagi sang pemberi zakat kepada Allah Ta'ala, sebagaimana yang telah dijelaskan dalam sebuah ayat Al-Qur'an.
خُذْ مِنْ أَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيهِمْ بِهَا وَصَلِّ عَلَيْهِمْ ۖ إِنَّ صَلَاتَكَ سَكَنٌ لَهُمْ
Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri, Keluarga, dan Orang Lain
Artinya: Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka, dan berdo’alah untuk mereka. Sesungguhnya do’amu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. (At-Taubah: 103).