Dikunjungi Jokowi, Mbah Moen: Pilih yang Dekat Saya Malam Ini
Dia berharap agar pascapemilu presiden dan legislatif pada 17 April 2019 nanti kondisi Indonesia tetap damai. "Karena itu saya inginnya pemilu ini pemilu yang damai, pemilu perdamaian, pemilu yang setelah pemilu dapat menyokong dan disokong ajaran yang kita miliki, seperti ajaran agama kita, agama apa? Islam," kata Mbah Moen.
Mbah Moen menjelaskan bahwa mencalonkan diri menjadi pimpinan itu hukumnya wajib dalam Islam. "Kalau tidak ada yang dipilih kan kosong. Mendirikan suatu negara itu kewajiban. Nabi (Muhammad) pertama kali tahun 611 pada 8 Agustus, Jumat pon, mendirikan negara Arab, dikatakan menasionalisasi Arab yang terpecah-pecah itu," ungkap Mbah Moen.
Ulama kharismatik itu juga mengucapkan selamat kepada kedua kontestan pilpres Joko Widodo dan Prabowo Subianto. "Jadi kepada Pak Jokowi, Pak Prabowo saya ucapkan suatu pahala yang besar. Untuk memilih, pilihlah yang baik menurut masing-masing. Saya tidak akan memperpanjang pidato atau sambutan saya, saya ucapkan ahlan wa sahlan (selamat datang)," tutur Mbah Moen.
Editor: Kastolani Marzuki