Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kronologi Kakak Adik di Kendal Tidur Bersama Jenazah Ibu dan hanya Minum Air Putih
Advertisement . Scroll to see content

Dibujuk Bupati, Warga Gusuran Jalan Tol Batang Pilih Menginap di DPRD

Jumat, 27 April 2018 - 23:30:00 WIB
Dibujuk Bupati, Warga Gusuran Jalan Tol Batang Pilih Menginap di DPRD
Bupati Kendal Mirna Annisa (kerudung putih) saat berdialog dengan warga korban gusuran Jalan Tol Batang-Semarang yang menginap di depan Gedung DPRD. (Foto: iNews.id/Eddie Prayitno)
Advertisement . Scroll to see content

Salah seorang pengunjuk rasa, Sugiyanto mengaku sejak rumahnya dieksekusi petugas Pengadilan Negeri (PN) Kendal, dia terpaksa menumpang tidur di emperan rumah tetangga. Dia berharap pemerintah segera memberi jalan keluar, karena uang ganti rugi yang diterimanya tidak sebanding dangan harga tanah saat ini. “Saya punya  rumah dan tanah sekitar 4.00 meter persegi, tapi hanya dapat ganti rugi Rp505 juta,” kata warga Kertomulyo, Kecamatan Brangsong ini.

Menurut Sugiyanto, uang ganti rugi tersebut sudah dipakai untuk membeli tanah di sekitar desa dan sebagian untuk membuat rumah. Namun, uangnya tidak mencukupi. “Sekarang, saya tidak punya tempat berteduh. Sejak rumah saya dibongkar paksa, saya terpaksa tinggal di emperan rumah tetangga,” tuturnya.

Rencananya warga tetap bertahan di halaman DPRD sampai tuntutan mereka agar dilakukan pengukuran ulang dipenuhi. Mereka berdalih akibat penggusuran paksa dan pengukuran lahan yang tidak adil membuat mereka kehilangan tempat tinggal.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut