Dibonceng Kades, Perempuan asal Sragen Tewas Kecelakaan
Akhirnya, para korban kecelakaan yang lantas memicu satu orang tewas itu dilarikan ke salah satu RS di Gemolong, Sragen.
"Motor mengalami rusak parah karena dikendarai dengan kecepatan tinggi," papar Wahyudi.
Wahyudi menambahkan simpang empat Rejosari terbilang rawan terjadi kecelakaan lalu lintas. Tidak jarang kecelakaan itu menelan korban jiwa seperti yang terjadi pada Kamis siang.
Dia menyesalkan jalan kabupaten tersebut tidak dipasangi rambu-rambu lalu lintas demi menjaga keselamatan pengguna jalan.
"Sewaktu ada kunjungan anggota DPR beberapa tahun silam, pernah saya usulkan dilengkapi rambu-rambu lalu lintas. Namun, kenyataannya, sampai sekarang tidak ditindaklanjuti," terang Wahyudi.
Camat Miri, Ancil Sudarto, membenarkan adanya salah satu kades di wilayah kerjanya yang terlibat kecelakaan lalu lintas di simpang empat Rejosari, Donoyudan, Kalijambe, Sragen.
"Infonya, kondisinya (kades) sudah stabil. Dia dirawat di RS dr. Oen (Kota Solo). Rencana pada hari ini mau operasi patah tulang," ucap Ancil.
Artikel ini telah tayang di Solopos.com dengan judul "Diboncengkan Kades Asal Miri Sragen, Wanita Gemolong Tewas Kecelakaan"
Editor: Nani Suherni