Derita Ibu Pengidap Kanker Tulang di Kendal, Tangan Diamputasi dan Badan Sering Lemas
Dia mengungkapkan, awal mulanya ia dan suaminya sama-sama bekerja di salah satu rumah makan di Jakarta. Pada saat itu, dia mengaku sering mengeluh tangan kirinya sakit dan tidak mampu mengangkat barang.
"Saya periksakan tangan ini. Tak tahunya ini adalah penyakit kanker tulang. Selang beberapa saat kembali diperiksa dokter sudah memvonis kanker tulang stadium tiga dan harus segera diamputasi," jelasnya.
Sebagai warga kurang mampu, dia mengaku menggunakan BPJS Kesehatan yang dibiayai pemerintah dalam setiap kali pengobatannya. Bahkan untuk proses operasi amputasi juga menggunakan kartu pemberian pemerintah tersebut.
Meski demikian, paska operasi dia harus rutin kontrol ke rumah sakit di Solo untuk memeriksakan penyakitnya ini. "Kontrolnya harus ke sana (Solo), karena dokternya yang ada hanya di sana," ungkapnya.
Mau tidak mau, kontrol ke Kota Solo harus dijalaninya dengan didampingi sang suami menggunakan bekal uang pas-pasan. Bekal itu digunakan untuk perjalanan ke Solo dengan bus. Kontrol ini dilakukan dirinya dua minggu sekali.