Derita Cerebral Palsy Sejak Bayi, Tubuh Pemuda Ini Kurus dan Lumpuh
Selama ini, kata dia, Subehi hanya beberapa kali mendapat pengobatan. Itu pun dilakukan seadanya karena ketiadaan biaya. Yang lebih membuat miris, Subekhi hanya tidur beralaskan seadanya tanpa kasus mepuk. Kondisi rumah Subehi juga jauh dari layak dan belum ada penerangan listrik.

Koordinator Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) se-Kabupaten Pekalongan, Purwo Aji mengatakan, Subehi dan keluarganya hidup dalam serba keterbatasan. “Penderita (Subehi) juga dirawat neneknya yang sudah tua. Sedang ibunya saat siang jadi buruh sehingga tak bisa merawat," tutur Aji.
Dia berharap agar segera ada tindakan untuk bisa meringankan beban keluarga ini. "Yang paling dibutuhkan saat ini adalah sembako, alas tidur atau kasur juga penerangan listrik," kata Purwo Aji.
Editor: Kastolani Marzuki