Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pilu! Begini Pengakuan Gadis Indramayu Korban TPPO Modus Pengantin Pesanan di China
Advertisement . Scroll to see content

Dampak Virus Korona, Harga Bawang Putih di Pasar Kulonprogo Melejit 100 Persen

Senin, 03 Februari 2020 - 12:30:00 WIB
Dampak Virus Korona, Harga Bawang Putih di Pasar Kulonprogo Melejit 100 Persen
Stok bawang putih di Pasar Bendungan, Wates (Foto: iNews/Budi Utomo)
Advertisement . Scroll to see content

KULONPROGO, iNews.id -Virus korona di China mengakibatkan sejumlah komoditas impor ke Indonesia tersendat. Dampaknya, salah satu komoditas impor bawang putih di pasar tradisional Kulonprogo, Yogyakarta naik hingga 100 persen.

Sejak tiga hari terakhir, harga bawang putih di sejumlah pasar tradisional Wates, Bendungan dan Sentolo di kabupaten Kulonprogo merangkak naik.

Pasokan bawang putih impor dari China mulai menipis sejak kasus virus korona mulai merebak di negara Tirai Bambu tersebut.

Bawang jenis cincau yang sebelumnya dijual Rp30.000 kini dijual Rp55.000 per kilogram. Sementara jenis bawang kating yang sebelumnya dijual sekitar Rp30.000 saat ini dihargai antara Rp60.000 hingga Rp65.000 per kilogram atau naik 100 persen.

Pedagang di Pasar Bendungan, Wates, Jumiati mengaku pembelinya turun hingga 50 persen karena harga bawang naik cukup tinggi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut