Cerita Serda Gunawan, Babinsa Peringkus DPO Polda Jateng Bingung Diminta Menghadap KSAD
Selanjutnya, Jenderal Dudung menawarkan kesempatan kepada Gunawan untuk mengikuti penugasan ke luar negeri, namun tawaran tersebut kembali dia tolak dengan alasan ingin fokus terhadap keluarga.
Bagi Gunawan, keluarga itu penting dan nomor satu, sehingga tawaran tersebut dia koordinasikan dengan istri terlebih dahulu.
Kendati akhirnya tidak mendapatkan KPLB maupun penugasan ke luar negeri, suami dari Susilowati itu mengaku senang karena bisa bertemu dan mengobrol secara langsung dengan KSAD.
"Saya juga ucapkan banyak terima kasih atas penghargaan yang Bapak KSAD berikan kepada saya, dan saya bekerja secara ikhlas," kata Gunawan, yang baru tiga tahun menjadi babinsa di kampung halamannya, setelah 15 tahun berdinas di Papua.
Ya, anak petani asal Sumpiuh itu, beberapa waktu setelah menyelesaikan pendidikannya di Secata Gombong pada tahun 2004 mendapat tugas untuk menjadi personel organik di Batalyon Infanteri Raider 755/Yalet, Merauke, Papua Selatan.