Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mayat Terikat Ditemukan dalam Rumah Kosong di Jember, Pelaku Ditangkap Kurang dari 8 Jam
Advertisement . Scroll to see content

Cerita Pilu Nenek Duriah yang Anak dan Cucunya Tewas Dibunuh Tak Wajar

Rabu, 14 Februari 2018 - 22:59:00 WIB
Cerita Pilu Nenek Duriah yang Anak dan Cucunya Tewas Dibunuh Tak Wajar
Duriah, nenek korban pembunuhan sadistis di Brebes harus dipapah sejumlah warga usai pemakaman jenazah anak dan cucunya. (Foto: Facebook)
Advertisement . Scroll to see content

BREBES, iNews.id – Jenazah Koniti (35) dan bayinya, Dimas (1) korban pembunuhan sadistis di Desa Luwungragi, Kecamatan Bulakamba, Brebes, Jawa Tengah dimakamkan Rabu (14/2/2018) sore.

Pemakaman kedua jenazah itu diiringi isak tangis kerabat dan keluarga korban. Ratusan warga juga terlihat ikut mengantar kedua jenazah hingga ke tempat peristirahatan terakhir kedua korban.

Di sela-sela pemakaman, nenek korban, Duriah, tak henti-hentinya menangis histeris hingga tak sadarkan diri. Duriah tak kuasa melihat kedua orang tercintanya itu meninggal dunia secara tidak wajar. Oleh warga, Duriah kemudian dipapah dan dibawa ke rumah.

Usai siuman, kepada wartawan Duriah menuturkan anaknya, Koniti sering bercerita jika rumah tangganya tidak harmonis. Koniti mengaku kerap terlibat cekcok dengan pelaku sekaligus suaimnya, Tarmuji. “Anak saya itu cuma minta uang belanja bulanan. Tapi, jarang dikasih oleh suaminya. Kalaupun dikasih, paling hanya Rp800.000,” katanya.


Uang belanja bulanan sebesar itu, kata Duriah, jelas tidak bisa untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari. Padahal, suami korban yang bekerja mengurus sawah orang mendapat bayaran Rp6,3 juta sekali panen. “Pernah anak saya minta Rp2 juta untuk bayar utang, tapi malah dimarahin dan dibentak-bentak,” ucapnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut