Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 5 Tempat Wisata di Karanganyar yang Lagi Hits dan Wajib Dikunjungi
Advertisement . Scroll to see content

Cerita Para Pelaku Usaha Bertahan di Tengan Covid-19: Awal Pandemi Kami Menangis

Senin, 07 September 2020 - 08:15:00 WIB
Cerita Para Pelaku Usaha Bertahan di Tengan Covid-19: Awal Pandemi Kami Menangis
Gubernur Ganjar Pranowo mengunjungi UKM Super Roti Bekatul di Jalan Fatmawati, Semarang. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

SEMARANG, iNews.id - Bertahan hidup tanpa mengurangi karyawan menjadi sebuah tantangan besar yang dihadapi para pelaku usaha di masa pandemi Covid-19. Para UKM itu memiliki kunci sukses, di antaranya berinovasi, pantang menyerah, dan bekerja dari hati.

Ketika beberapa usaha makro banyak merumahkan karyawan, usaha kecil dan menengah (UKM) justru muncul dan bertahan. Langkah inovasi diperlihatkan beberapa UKM yang disambangi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pada Minggu (6/9/2020). Di antaranya UKM Rajutan Nyonya, UKM Super Roti yang memproduksi Roti Bekatul dan UKM Anindya Batik. Ketiganya memiliki perbedaan dan kesamaan dalam hal bertahan di tengah pandemi.

UKM Rajutan Nyonya milik Ratih Setya mampu bertahan setelah berinovasi dengan membuat terobosan produksi masker rajut. Sentra UKM Rajutan Nyonya berada di Perum Dolog Indah nomor 15, Tlogosari Wetan, Pedurungan. Usaha itu melibatkan ibu rumah tangga dan lansia dalam produksi karya rajutan berupa tas, dompet, taplak meja dan lainnya.

"Ini sudah dari tahun 2014 merintisnya. Untuk yang membantu, saya memberdayakan ibu-ibu lansia dan ibu rumah tangga yang bisa merajut. Produk saya dari tas, dompet, terus dari bahan sisa pembuatan itu bisa dijadikan bros dan yang terbaru ini masker rajut,” kata Ratih Setya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut