Cerita Horor Pendaki di Gunung Lawu, Dihantui Pedagang Berlidah Panjang dan Mata Melotot
Setelah cukup beristirahat dan salat magrib, mereka pun berjalan menuju dan pos 4 dan akhirnya jam 21.00 WIB mereka tiba di pos 5 yang biasa disebut bulak peperangan. Bulak peperangan ini merupakan area padang rumput yang luas.
Semula teman mereka bernama Adi hendak mendirikan mendirikan tenda. Namun permintaan itu ditolak oleh Ryan. Ryan menyarankan untuk bermalam di bulak peperangan. karena di lokasi itu, selain tempatnya luas, dan sangat jarang pendaki yang bermalam di lokasi bulak peperangan.
Akhirnya kedua teman Ryan sepakat terhadap pilihan Ryan. Namun sebelum beranjak mereka salat isya terlebih dahulu. Ryan lebih memilih minum kopi sambil menghisap rokok.
Usai sholat, keduanya kaget melihat Ryan tengah memegang buah salak. Kemudian mereka bertanya dari mana salak itu didapat.
Ryan menjawab kalau buah salak itu didapat dari rombongan yang mereka temui. Namun Adi dan Putra tidak percaya sama ucapan Ryan. Akhirnya perdebatan buah salak yang didapat Ryan tidak mereka teruskan.