Cegah Korban Jiwa, LPBI NU Ajak Warga Jateng Sadar dan Tanggap Bencana
SEMARANG, iNews.id - Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Tengah mengajak masyarakat di provinsi ini untuk sadar dan tanggap terhadap ancaman bencana.
Sebab, hampir semua jenis ancaman bencana ada di provinsi ini baik ketika musim hujan maupun kemarau. Saat musim hujan, ancaman paling menonjol adalah banjir dan longsor.
Sementara saat musim kemarau, kekeringan melanda hampir seluruh daerah. Ancaman bencana yang lain juga mengintai provinsi ini mulai gunung meletus, gempa bumi, kebakaran, puting beliung, hingga tsunami.
Pada tahun 2017 lalu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah mencatat sebanyak 2.463 bencana alam melanda provinsi ini. Kerugian akibat bencana di Jawa Tengah mencapai Rp83 miliar sepanjang tahun 2017. Bencana tersebut juga telah merenggut nyawa 61 jiwa. Sementara pada tahunini, tercatat sudah ada 1.289 kejadian bencana selama Januari hingga Oktober.
Ketua LPBI NUJateng, Winarti mengatakan, visi LPBI adalah terciptanya ketahanan masyarakat terhadap ancaman dan kerentanan bencana serta perubahan iklim untuk mendukung tercapainya pembangunan berkelanjutan.