Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pemotor Perempuan Tewas Kecelakaan di Madiun, Diduga Tersangkut Kabel Listrik yang Putus
Advertisement . Scroll to see content

Cegah Kecelakaan Maut di Bumiayu, Ini 3 Rekomendasi KNKT ke Pemerintah

Rabu, 12 Desember 2018 - 18:45:00 WIB
Cegah Kecelakaan Maut di Bumiayu, Ini 3 Rekomendasi KNKT ke Pemerintah
Flyover Kretek sepanjang 700 meter di Paguyangan, Brebes menjadi momok bagi kendaraan berat karena kerap kecelakaan. (Foto: iNews.id/Yunibar)
Advertisement . Scroll to see content

BREBES, iNews.idKecelakaan maut yang kerap terjadi di Bumiayu tepatnya selepas Flyover KretekPaguyangan, Brebes harus disikapi serius oleh pemerintah dan instansi terkait.

Sebab, dalam waktu tujuh bulan setelah dioperasikannya jembatan layang itu sudah terjadi dua kecelakaan besar yang merenggut 17 jiwa dan belasan luka-luka. Kecelakaan dengan korban jiwa terbanyak terjadi pada 20 Mei 2018. Saat itu, truk gula yang mengalami rem blong menabrak beberapa mobil dan motor serta pejalan kaki. Kecelakaan itu merenggut 12 jiwa.

Menyikapi kecelakaan tersebut, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) memberikan tiga rekomendasi kepada pemerintah.

Senior Investigator KNKT, Ahmad Wildan mengatakan, ada tiga hal yang perlu dilakukan pemerintah untuk mencegah terulangnya kecelakaan di Bumiayu. Pertama, untuk jangka pendek, KNKT akan mengundang Dirjen PT KAI untuk meminta izin jalur bawah agar bisa digunakan kendaraan berat di atas lima ton. “Kita (KNKT) akan berkoordinasi dengan PT KAI terkait izin jalur bawah pada Jumat lusa di kantor Kemenhub Jakarta,” kata Wildan, Rabu (12/12/2018).

Solusi kedua yakni jangka menengah, kata Wildan, KNKT meminta agar Kemenhub memindahkan Jembatan Timbang Ajibarang di Kabupaten Banyumas ke sisi jalur Purwokerto-Tegal. Sehingga setiap truk angkutan berat wajib masuk ke jembatan timbang. “Tidak seperti saat ini, truk dengan tonase berlebih bisa lolos dari jembatan timbang,” ucapnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut