Capres 2024 bakal Berebut Suara Pemilih Jokowi, Pengamat: Yang Tak Melirik Bisa Kalah
"Siapa pun capresnya, ingin menjadi bagian dari Pak Jokowi. Berupaya didukung Jokowi. Mereka (capres) sudah pasti berupaya meminta restu Jokowi," ujar ahli Hukum dan Tata Negara ini. "Termasuk Jokowi menjadi salah satu penentu kemenangan capres yang bertarung di Pilpres 2024," ujarnya.
Bahkan kata dia, capres yang tak melirik dukungan dari sosok Jokowi atau memalingkan mukanya kemungkinan besar terseok-seok hingga bisa menelan kekalahan. Pasalnya capres harus membuka jalan sendiri yang notabene risikonya jauh lebih besar.
"Ibarat babat hutan atau mencari jalan tikus, risiko jauh lebih besar (kalahnya). Jalan bersama Pak Jokowi kan sudah lempeng. Makanya mengikuti jejak Jokowi lebih mudah secara politik bagi capres," katanya.
Selama ini lanjut Agus, Jokowi yang mengawali karier dari Wali Kota Solo, Gubernur DKI Jakarta hingga Presiden RI dikenal dekat dengan rakyat. Kenyataan itu menjadi daya tarik bagi pemilih karena berasal dari masyarakat biasa.
Itu terakumulasi sehingga Jokowi menang Pilpres 2019 dengan memperoleh 70.997.833 suara dan Pilpres 2024 meraih 85.036.828 suara.