Canda Ganjar ke Nana Sudjana: Pasti Tahu Sudut-Sudut Gedung Ini, Namanya Juga Intel
Tak sampai di situ, Ganjar yang juga Bacapres Partai Perindo itu kembali melontarkan guyonan ke Nana Sudjana. “Saya minta izin, nanti rumah di Jl. Budiono (Puri Gedeh) 2 – 3 hari ini nitip barang-barang saya masih ada di sana. Rumah itu nyaman, sejuk. Nanti sementara Pak Nana tinggal di Wisma Perdamaian, bangunannya megah di tengah kota dan kalau tengah malam Bapak-Ibu bisa main ke Lawang Sewu he he. Dulu saya tinggal di sana (Wisma Perdamaian) dolan ke Lawang Sewu, lha malah (‘penghuni’) yang di Lawang Sewu dolan balik ke tempat saya (Wisma Perdamaian),” ujar Ganjar yang lagi-lagi disambut gelak tawa.
“Selamat bekerja Pak Nana beserta ibu. Kami selama 10 tahun, tagline kita tetap Mboten Korupsi Mboten Ngapusi. Nitip tidak ada lagi setor-setoran, tidak ada lagi kapling-kaplingan proyek. Catatan-catatan ini mudah-mudahan bisa memberikan gambaran awal,” kata Ganjar.
Sementara, saat naik di atas podium Nana Sudjana juga sempat membalas guyonan Ganjar Pranowo. “Belum apa-apa sudah ditakuti Pak Ganjar (tentang Wisma Perdamaian dan Lawang Sewu), tapi sesama setan dilarang saling mengganggu, he he he, tentunya setan yang lain ini ya,” ungkap Nana yang lulusan Akpol angkatan 1988 ini.
Nana kemudian menyapa Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Lutfhi. “Dulu saya Kapolresta (Solo) dulu masih Kapoltabes, bersama-sama dengan Pak Luthfi, saya Kapolres, Pak Luthfi Wakapolres saya,” ungkapnya di depan hadirin termasuk para Wali Kota dan Bupati se-Jateng itu.
Dia kemudian bercerita, dirinya berasal dari Cirebon, mempunyai 1 istri dan 2 anak semuanya perempuan, satu masih kuliah di Universitas Indonesia satu lagi masih SMA di Jakarta.