Caleg Perindo Ajarkan Teknik Pembuatan Pupuk Kompos ke Petani Grobogan
Menurut Kristina, gagasan untuk merekrut seluruh kelompok tani berawal dari rasa keprihatinannya terhadap keluh kesah petani terkait mahal dan sulitnya untuk mendapatkan pupuk organik. Sehingga petani sering mengalami kerugian besar.

Ketua Umum Grind Perindo Kuntum Khoiru Basa mengatakan, Partai Perindo akan memperjuangkan aspirasi para petani. “Kami (Grind Perindo) diberi amanah untuk membantu masyarakat dalam hal ini petani yang kesulitan mendapatkan pupuk dengan membuat pupuk kompos,” katanya.
Sabar, kelompok tani dan peternak Lobo 1 Karangsono mengaku, sangat terbantu dengan adanya teknik pembuatan pupuk organik yang ramah lingkungan dan sangat terjangkau bahan bakunya.
“Setelah mengikuti pelatihan pembuatan pupuk, para petani juga diajarkan teknik penyemprotan dan penanaman bawang dan palawija dengan menggunakan pupuk kompos dalam bentuk cair dan padat,” katanya.
Dari hasil tanam selama tiga tahun ini, dia mengaku mendapatkan keuntungan besar setelah menggunakan bahan pupuk kompos. “Selain itu, bisa menghemat biaya tanam dan perawatan sampai 50 persen,” ucapnya.
Editor: Kastolani Marzuki