Buaya Muara Ditangkap di Sungai Progo Sleman dengan Mulut Dilakban
Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Yogyakarta, memastikan buaya sepanjang 1,5 meter ini merupakan buaya muara. Hanya berapa usianya dan jenis kelaminnya masih perlu dilakukan pemeriksaan.
“Kalau jenisnya ini buaya muara, tetapi berapa usia dan jenis kelaminnya nanti harus diperiksa oleh dokter,” kata Koordinator polisi Hutan, BKSDA Yogyakarta, Uut Budiarto.
Setelah diserahkan, buaya ini, akan direhabilitasi untuk sementara waktu sampai buaya ini benar-benar siap untuk dilepasliarkan. Untuk sementara waktu akan dititipkan di Yayasan konservasi alam Gembiraloka atau di Yayasan Konservasi Alam Yogyakarta (YKAY).
“Kalau kondisinya sepertinya sehat, tetapi ini harus direhabilitasi sebelum nanti siap dilepasliarkan kembali,” ujarnya.
Menurut dia, buaya muara memang memiliki habitat di Sungai Progo. Namun selama ini belum pernah ditemukan adanya buaya di aliran sungai terbesar di DIY ini. Sehingga BKSDA juga tidak berani memastikan, apakah buaya ini lepas, atau dilepas oleh pemiliknya.
Buaya muara merupakan salah satu satwa yang dilindungi oleh undang-undang. Masyarakat yang ingin memlihara harus mengajukan perijinan. Namun sejauh ini belum ada yang mengajukan ijin pemeliharaan buaya. Sementara dari wilayah Godean, penyerahan ini merupakan kali ketiga.
Editor: Kastolani Marzuki