BMKG: Banjir di Kota Cilacap Dipicu Hujan Ekstrem
Lebih lanjut, Teguh mengatakan jika dilihat dari data statistik, jumlah curah hujan ekstrem pada Kamis (27/4) malam melampaui hujan ekstrem yang terjadi pada tanggal 7 Oktober 1992 karena saat itu tercatat sebesar 341 milimeter.
Menurut dia, dalam kondisi normal atau rata-rata curah hujan di Cilacap selama 30 tahun pada bulan April sebesar 313 milimeter dengan 23 hari hujan (normal).
"Kejadian hujan tadi malam adalah hujan ekstrem dengan total jumlah curah hujan 356 milimeter atau melampaui jumlah normalnya dan turun dalam kurun waktu kurang lebih empat jam," tegasnya.
Menurut dia, hal itu bisa dikatakan hujan yang seharusnya turun dalam rentang waktu sebulan namun turun hanya dalam waktu kurang lebih empat jam saja, sehingga tentunya membuat banyak genangan air yang terjadi di Kota Cilacap dan sekitarnya.
Ia mengatakan dari pantauan beberapa parameter cuaca bahwa data kelembapan berkisar antara 70-100 persen di sekitar lokasi yang menyebabkan potensi pertumbuhan awan meningkat dan Indeks Labilitas yang cenderung labil di wilayah Jateng, sehingga meningkatkan aktifitas pertumbuhan awan konvektif yang mengakibatkan hujan sedang hingga ekstrem di sekitar lokasi.