Bhikkhu Sri Pannyavaro: Pembatasan Pengunjung Borobudur Penting, tapi Jangan yang Punya Uang saja Boleh Naik
Dia menilai umat Buddha juga tidak keberatan naik di hari berikutnya atau hari yang lain, jika pada hari itu kuota pengunjung sudah penuh. Apalagi, pendaftaran juga bisa dilakukan secara online.
"Dimohon saja naik pada hari berikutnya atau hari yang lain. Kalau pengunjung tidak mau atau tidak bisa naik pada hari lain, ya sudah! Apalagi pendaftaran bisa dilakukan melalui on line," katanya.
Kepala Sangha Theravada Indonesia ini kembali mengingatkan, jangan sampai nantinya yang boleh naik ke atas Candi Borobudur hanya orang yang punya uang atau harus menjadi biksu dulu.
"Tetapi, jangan hanya yang punya uang saja yg boleh naik, atau dengan jalan lain harus menjadi bhiksu dulu, atau kembali menjadi murid sekolah. Tentu hal ini sangat tidak mungkin," katanya.
Dia juga mengajak umat Buddha bersabar menanti antrean untuk bisa naik ke atas Candi Borobudur. Dia mencontohkan, umat Islam juga selama ini harus sabar menanti antrean naik haji ke Tanah Suci.