Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kerangka Manusia Ditemukan di Bukit Jember, Ternyata Warga yang Hilang sejak April
Advertisement . Scroll to see content

Berbagai Kalangan di Rembang Desak Pemerintah agar Sekolah Tatap Muka Segera Dimulai

Senin, 22 Maret 2021 - 06:48:00 WIB
Berbagai Kalangan di Rembang Desak Pemerintah agar  Sekolah Tatap Muka Segera Dimulai
Pertemuan berbagai kalangan sekolah tatap muka dibuka kembali, di Gedung Balai Avicena Lasem, Kabupaten Rembang, Minggu (21/3). (iNews/Musyafa Musa)
Advertisement . Scroll to see content

REMBANG, iNews.id -  Berbagai kalangan di Kabupaten Rembang mendesak pemerintah agar pembelajaran tatap muka di sekolah segera dimulai. Mereka khawatir jika pembelajaran online diperpanjang lagi dengan alasan pandemi justru akan menimbulkan dampak buruk.

Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Rembang, Kholid Suyono mengatakan, saat ini banyak orang tua stres mengarah depresi karena harus membantu menyelesaikan PR (pekerjaan rumah) anak-anaknya. “Orang tua jadi tambah pekerjaan. PR yang mestinya digarap siswa, orang tua yang mengerjakan, “ kata Kholid, Minggu (21/3/2021).

Menurut dia, dihentikannya pembelajaran tatap muka justru membuat anak-anak banyak yang mengisi waktu dengan main game. Orang tua kemudian mendesak sekolah untuk menggelar pembelajaran tatap muka. Sehingga ada sekolah di pelosok pedesaan yang terpaksa sembunyi-sembunyi melakukan aktivitas pembelajaran di sekolah.

“Daripada siswa berkeliaran nggak jelas, bagi kami langkah sekolah seperti itu malah lebih tepat. Tentu dengan model tatap muka terbatas, “ katanya.

Warga Desa Lodan Kulon, Kecamatan Sarang, Rembang ini mendesak pemerintah memberlakukan pembelajaran tatap muka dan meminta polisi jangan terlalu keras mencegah anak-anak menuntut ilmu. Mereka berdalih pembelajaran tatap muka masih dilarang pemerintah.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut