Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Penggeledahan Kantor Dinkes Ponorogo Berlangsung 8 Jam, Sejumlah Dokumen Disita
Advertisement . Scroll to see content

Begini Suasana Kantor Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Semarang Usai OTT KPK

Rabu, 12 April 2023 - 13:43:00 WIB
Begini Suasana Kantor Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Semarang Usai OTT KPK
Suasana Kantor Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Semarang tampak sepi pada Rabu (12/4/2023) usai OTT KPK. Foto: iNews TV/Wisnu Wardhana.
Advertisement . Scroll to see content

SEMARANG, iNews.id – Suasana Kantor Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Semarang tampak sepi usai operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Wartawan tidak diperkenankan mengambil gambar dan tidak bisa konfirmasi atas kasus yang terjadi.

Pantauan di lokasi, suasana Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Semarang tampak sepi. Hanya terlihat pihak keamanan yang berjaga di pos untuk menerima kunjungan tamu kantor. 

Sementara itu, penangkapan yang dilakukan KPK kabarnya dilakukan di ruang kepala lantai 2 kantor tersebut. KPK juga melakukan pemasangan garis di lokasi OTT.

Sementara itu, empat orang yang terjaring operasi OTT di Semarang telah tiba di Gedung Merah Putih KPK, Rabu (12/4/2023) pagi. Penangkapan terkait dugaan korupsi di Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Wilayah Jawa Bagian Tengah Direktorat Jenderal Kereta Api (DJKA).

Para pihak yang diamankan penyidik dalam OTT, terdiri atas penyelenggara negara dan pihak swasta.

"Ada beberapa yang ditangkap, di antaranya pejabat Balai DJKA Jawa Tengah, pejabat pembuat komitmen (PPK) proyek pekerjaan perkeretapian, dan pihak swasta," ujar Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri.

KPK pada hari ini akan segera memberikan keterangan lebih lanjut terkait dengan status para pihak tersebut.

Editor: Ary Wahyu Wibowo

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut