Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Modus Bersihkan Aura Negatif, Dukun Cabul di Kuningan Setubuhi 5 Wanita
Advertisement . Scroll to see content

Begini Pengakuan Orang Tua Bocah 7 Tahun Asal Temanggung yang Tewas saat Diruwat

Senin, 24 Mei 2021 - 16:55:00 WIB
Begini Pengakuan Orang Tua Bocah 7 Tahun Asal Temanggung yang Tewas saat Diruwat
M orang tua A yang ditetapkan tersangka dalam kasus kematian bocah 7 tahun asal Temanggung. Foto: tangkapan layar di akun YouTube Jatanras Jateng.
Advertisement . Scroll to see content

TEMANGGUNG, iNews.id – Kedua orang tua A, bocah 7 tahun asal Kabupaten Temanggung yang tewas dalam prosesi ruwatan ternyata sangat percaya dengan omongan H, dukun yang menjadi panutannya. Meskipun tahu A sudah tewas, mereka tetap percaya bahwa H dapat menghidupkan kembali. 

Dikutip dari akun YouTube Jatanras Jateng, ada pengakuan  M (43), ayah korban yang telah ditetapkan tersangka dalam kasus itu. M mengaku sejak setahun lalu diberi tahu H bahwa anaknya harus dirubah. H menyebut, anaknya 10 tahun mendatang akan menjadi anak yang nakal. 

“Itu disampaikan berkali-kali, katanya akan merusak tatanan di Desa Bejen,” kata M. 

Seingatnya, prosesi ruwatan itu sendiri berlangsung 29 Januari 2021. Dirinya semula mengira ruwatan hanya didoakan saja. Ternyata anaknya diruwat dengan cara ditenggelamkan ke bak mandi. 

“Saya tanya, katanya prosesnya harus begitu,” ucapnya. 

Saat ruwatan, anaknya dibopong oleh B dari kamar tengah ke kamar mandi. Setelah itu ditenggelamkan hingga tidak sadar. Setelah tak sadar, anaknya lalu dibawa ke ruang tengah. Mengetahui anaknya tewas, M mengaku nelangsa (merana) dan pingsan. Namun dirinya percaya perkataan H bahwa anaknya bisa dihidupkan lagi. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut