Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tikungan Berbahaya di Ponorogo, Truk Ekspedisi dan Pikap Tabrakan
Advertisement . Scroll to see content

Begini Kondisi Terkini Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar usai Kecelakaan di Tol Semarang-Solo

Kamis, 12 Agustus 2021 - 13:15:00 WIB
Begini Kondisi Terkini Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar usai Kecelakaan di Tol Semarang-Solo
Rais Aam PBNU Miftahul Akhyar saat dirawat di IGD RSUD Salatiga, Kamis (12/8/2021). Foto/IST
Advertisement . Scroll to see content

Dia mengatakan, kondisi Kiai Miftach sehat namun masih lemah karena efek perjalanan dari Mesir beberapa waktu yang lalu. Sepulang dari Mesir, meski hasil tes PCR negatif, Kiai Miftach tetap memutuskan menjalani karantina di Hotel Sultan selama delapan hari.

Usai karantina itu selesai pada hari ini, Kiai Miftach memutuskan melanjutkan perjalanan ke Surabaya melalui kendaraan darat. Kiai Miftach setiap pekan memang menjadwalkan tiga hari di Jakarta dan sisanya di Surabaya. Beliau memang rutin mengendarai mobil dari sana.

“Kondisi beliau sehat namun terlihat lemas mungkin karena sedang capek. Sepulang dari Mesir, beliau menjalani karantina di hotel,” ujar Rektor UIN Walisongo Semarang ini.

Menurutnya, saat ini rombongan Kiai Miftach sedang menuju Surabaya karena kondisinya tidak terlu mengkhawatirkan. Rombongan Kiai Miftach ada empat orang yang terdiri dari Sopir, Putra Kiai Miftach Gus Zaki, serta seorang ajudan Kiai Miftach.

“Saat ini rombongan sudah menuju Surabaya. Rombongan Kiai Miftach dikawal oleh Patwal, dikawal kepolisian, dan dikawal rombongan Kakanwil Kemenag Jawa Tengah,” ujarnya.

Seperti diketahui diketahui, KH Miftachul Akhyar dan rombongan mengalami kecelakaan di tol Semarang-Salatiga, Jawa Tengah pada Kamis (12/8/2021) sekitar pukul 06.10 WIB.

Editor: Ahmad Antoni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut