Begini Keluh Kesah PKL Alun-alun Rembang saat PPKM Darurat Diterapkan
“Katakanlah per orang rata-rata Rp50.000. Saat warung ditutup pukul 21.00 WIB saja sudah sepi, apalagi ini dibatasi pukul 20.00 WIB,” ucapnya.
Pria asal Desa Pandean, Rembang ini mengaku berhenti berjualan sekitar dua minggu lalu. Ia sekarang banting stir ke pekerjaan lamanya sebagai seorang nelayan.
“Saya melaut berangkat sore, pulang pagi. Kebetulan saya jadi nelayan sejak tahun 1985 lalu. Mau gimana lagi?, “ tuturnya.
Djumadi yang biasa berjualan nasi uduk dan ayam goreng di timur alun-alun ini, kelak bakal kembali jualan jika perekonomian kembali normal.
“Soalnya kalau sekarang jualan, kasihan isteri malah pikiran terus. Mendingan saya banting stir dulu jadi nelayan, biar nggak lupa dengan kerjaan yang dulu,” katanya.