Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Selidiki Asal-usul Covid-19, Ini yang Dilakukan China
Advertisement . Scroll to see content

Bantah Virus Korona akibat Kebocoran Lab, Ilmuan China Siap Bertaruh Nyawa

Senin, 03 Februari 2020 - 22:30:00 WIB
Bantah Virus Korona akibat Kebocoran Lab, Ilmuan China Siap Bertaruh Nyawa
Ilustrasi wabah virus korona di Wuhan (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

Makalah ini pun mengundang kritikan dari para ahli seluruh dunia dan dihapus dari jurnal biologi bioRxiv pada Minggu (2/2/2020).

Dalam posting-an di Twitter, seorang profesor kimia Universitas Harvard, David Liu mengatakan, pernyataan bahwa asal-usul nCoV tidak mungkin hadir secara kebetulan di alam dinilainya sangat mencurigakan.

"Ini merupakan kasus klasik seperti mencari kunci yang hilang hanya di bawah tiang lampu. Kondisi dunia yang sedang menakutkan ini tidak perli disulut dengan teori konspirasi dan analisis yang buruk," kata Liu.

Munculnya teori konspirasi soal kebocoran ini pertama kali muncul pada akhir Januari 2020 ketika tabloid Inggris Daily Mail dan Amerika Serikat Washington Times menerbitkan artikel-artikel yang menyebutkan bahwa wabah virus korona merupakan dampak dari kekeliruan tak disengaja para peneliti senjata biologi rahasia di China.

Meskipun tidak disertai bukti, teori ini dengan cepat menyebar luas di media sosial. Pada 28 Januari, Kedutaan Besar China di Italia menegaskan bahwa teori itu tidak berdasar.

"China akan terus mempertahankan sikap terbuka, transparan, dan sangat bertanggung jawab ketika menerbitkan informasi mengenai wabah itu. Sambil memperkuat pencegahan dan pengendalian wabah, China akan terus mempererat kerja sama internasional dan menangani penyakit tersebut bersama komunitas internasional dan menjaga keselamatan dan kesehatan di kawasan dan dunia," bunyi pernyataan itu.

Editor: Nani Suherni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut