Banjir di Kulonprogo Rendam Puluhan Rumah
"Sejauh ini kami belum melakukan tanggap darurat bencana karena masih masuk kategori aman," katanya.
Wali Kelas VI SD Banasara Sukirman mengatakan, air masuk ke lingkungan SD Banasoro pukul 04.00 WIB. Terdapat empat ruangan kelas, satu ruang kegiatan dan mushola terendam banjir.
Akibatnya siswa kelas I hingga kelas V, terpaksa belajar di rumah. Sementara untuk kelas VI, tetap di sekolah untuk mengikuti latihan ujian tingkat kecamatan yang pertama.
"Ada 20 siswa yang mengikuti latihan ujian hari keempat untuk mata pelajaran Agama Islam. Siswa akhirnya harus memakai ruang kelas V," ujar Sukirman.
Selain banjir, sebuah pohon akasia ambruk dan menimpa sebuah ruang kegiatan di sekolah. Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kulonprogo, Polsek Lendah dan PMI Kulonprogo berupaya mengevakuasi pohon tumbang tersebut.
Sukirman menjelaskan, banjir di SD Banasara rutin terjadi saat hujan turun dalam jangka waktu yang lama. Tanggul sungai yang ada depan sekolah dinilai kurang tinggi, sehingga saat air meluap maka akan masuk ke sekolah. Sebagai antisipasi banjir, pada tahun 2019, sudah dapat bantuan dari dinas untuk meninggikan ruang kelas.
"Kami masih menunggu bantuan selanjutnya karena masih ada ruangan yang kurang tinggi. Selain itu kami juga mengamankan buku dan alat elektronik," katanya.
Editor: Nani Suherni