Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tukang Kelet Hewan Kurban di Salatiga Meninggal saat Bertugas, Diduga Serangan Jantung
Advertisement . Scroll to see content

Banjarnegara, Puluhan Pasutri Ajukan Cerai di Valentine Day

Rabu, 14 Februari 2018 - 09:20:00 WIB
Banjarnegara, Puluhan Pasutri Ajukan Cerai di Valentine Day
Puluhan pasangan suami istri (Pasutri) di Banjarnegara, Jawa Tengah (Jateng) mengajukan perceraian bertepatan dengan Hari Valentine. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

BANJARNEGARA, iNews.id - Puluhan pasangan suami istri (Pasutri) di Banjarnegara, Jawa Tengah (Jateng) mengajukan perceraian bertepatan dengan Hari Valentine. Semua pasangan memiliki kemiripan alasan cerai, yakni merasa sudah tidak ada kecocokan dalam membina rumah tangga.

Ketua Pengadilan Agama Banjarnegara Malik Ibrahim mengatakan, menerima 51 berkas pengajuan cerai, Rabu (14/2/2018). Menurutnya, selain karena alasan tidak lagi cocok, perceraian juga disebabkan faktor ekonomi.

"Di sini ada dua versi (perceraian), selain gugat cerai ada juga cerai talak. Untuk 51 perkara cerai yang masuk bertepatan dengan Valentine Day didiminasi gugat cerai," kata Malik di ruang kerjanya, Banjarnegara.

Dia menyampaikan, angka perceraian di Banjanegara tergolong cukup tinggi, yakni mencapai ribuan perkara per tahun. Namun, kata dia, angka tersebut masih tergolong rendah ketimbang daerah lain di Jateng.

"Sepanjang 2017 ada 1.794 perkara gugat cerai dan 678 perkara cerai talak. Banjanegara termasuk ranking menengah di Jawa Tengah," ucapnya.

Sejauh ini antrean sidang perceraian di Pengadilan Agama Banjarnegara masih mengular. Rupanya Hari Kasih Sayang ternyata bagi sebagian tidak memiliki pengaruh dibuktikan dengan mengajukan cerai.

Editor: Achmad Syukron Fadillah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut