Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dikunjungi Dubes Boroujerdi, Jokowi Sampaikan Simpati ke Rakyat Iran
Advertisement . Scroll to see content

12 Bangunan Bersejarah yang Masih Kokoh Berdiri, Nomor 2 Jadi World Heritage

Selasa, 30 Agustus 2022 - 22:36:00 WIB
12 Bangunan Bersejarah yang Masih Kokoh Berdiri, Nomor 2 Jadi World Heritage
Candi Borobudur, bangunan bersejarah yang masih kokoh berdiri di Indonesia. Foto: dok.
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Bangunan bersejarah yang masih kokoh berdiri di Indonesia ini memiliki usia sudah lebih dari satu abad. Bangunan memiliki nilai historis, budaya, ilmu pengetahuan, dan seni yang sangat tinggi.

Indonesia merupakan negara yang memiliki keragaman suku, bahasa, budaya serta kekayaan alam. Indonesia juga merupakan salah satu negara yang memiliki sejarah panjang mulai dari masa kejayaan dinasti di masa lampau hingga perjuangan rakyat Indonesia dalam merebut kemerdekaan.  

Oleh karena itu, tidak mengherankan apabila Indonesia memiliki banyak sekali bangunan peninggalan bersejarah. Berikut bangunan bersejarah yang masih kokoh berdiri di Indonesia. 

1. Candi Prambanan

Candi Prambanan merupakan bangunan bersejarah yang masih kokoh berdiri sampai saat ini. Candi Prambanan sangat dikenal masyarakat Indonesia, terutama di pulau Jawa. Candi Prambanan terletak di Jalan Raya Solo–Yogyakarta Nomor 16, Kranggan, Bokoharjo, Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Candi Prambanan dibangun pada abad ke-9 masehi. Pembuatan Candi Prambanan diketahui sebagai persembahan kepada tiga dewa utama Hindu atau yang disebut Trimurti. Dewa Trimurti terdiri dari Brahma, Wishnu, dan Siwa. Menurut prasasti Siwagrha, Candi Prambanan mulai dibangun pada sekitar tahun 850 masehi oleh Rakai Pikatan. 

Pembangunan Candi Prambanan lantas dikembangkan serta diperluas oleh Balitung Maha Sambu pada masa kerajaan Medang Mataram. Pembangunan awal tersebut terus disempurnakan oleh raja-raja Medang Mataram berikutnya, seperti raja Daksa dan Tulodong. Pembangunan itu terus diperluas hingga terdapat ratusan candi-candi tambahan di sekitar candi utama. Pada masa kejayaannya, Candi Prambanan berfungsi sebagai candi agung dimana berbagai upacara penting dilaksanakan. Selain itu, ratusan pendeta dan muridnya akan berkumpul di Candi Prambanan dalam rangka mempelajari kitab Weda dan melaksanakan ritual.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut