Aturan bagi Siswa di Kota Magelang jika Pembelajaran Tatap Muka Diizinkan
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Magelang, Agus Sujito mengatakan, simulai sebagai persiapan sebelum pembelajaran tatap muka dibuka kembali pada era adaptasi baru saat pandemi Covid-19. Kegiatan dimulai dari SMPN 1 Kota Magelang, Senin (13/7/2020) dan akan digelar bergantian di sekolah yang ditunjuk lainnya, yakni TK Negeri Pembina. Lalu SD Kedungsari 1, SD Magelang 7, dan SD Magersari 2 dan 13 SMP.
“Kalau situasinya nanti memungkinkan pembelajaran tatap muka, maka kita sudah siap dengan sistemnya. Utamanya kita menerapkan prosedur protokol kesehatan yang ketat,” ujar.
Simulasi dimulai dari pelajar datang ke sekolah. Mereka terlebih dahulu mencuci tangannya dengan sabun, lalu dicek suhu tubuhnya oleh petugas. Di ruang kelas, tempat duduk sudah diatur, yakni satu meja satu kursi.
“Kalau normalnya 32 siswa per kelas, di masa transisi atau new normal ini hanya separuhnya, yakni maksimal 16 siswa per kelas. Sistemnya bergantian, anak-anak sehari belajar di sekolah sehari di rumah,” katanya.
Awal tahun ajaran baru 2020/2021, katanya, secara resmi sudah dimulai Senin (13/7/2020). Hanya saja, masih menggunakan sistem daring, karena tatap muka belum diperbolehkan. Di tahun ajaran baru ini, sekolah dan guru dituntut meningkatkan sistem pembelajarannya dibanding sebelumnya.